Wednesday, April 15, 2020

Kategori Kelompok Menerima Rapid Test Virus Corona

Pemerintah melakukan berbagai upaya untuk dapat menanggulangi penyebaran virus corona. Dimana salah satu langkah tersebut adalah dengan melakukan rapid test virus corona. Rapid test ini sendiri merupakan tes dasar yang dapat untuk mengetahui potensi penyebaran virus corona sehingga dapat untuk mengetahui siapa saja yang mempunyai potensi untuk dapat menyebarkan virus Corona. Dengan melakukan rapid test secara massal maka dapat untuk dijadikan sebagai langkah pencegahan agar kasus penyebaran virus corona tidak bertambah.

Untuk rapid test sendiri dikenal sebagai metode skrining awal yang mempunyai manfaat untuk dapat mengidentifikasi apabila ada antibodi yang dapat melawan virus corona yang ada dalam tubuh seseorang. Dimana dua antibodi tersebut adalah IgM dan IgG sehingga dapat untuk melawan virus corona. Sehingga apabila dari hasil rapid test mempunyai dua antibodi tersebut maka hal tersebut menandakan bahwa Anda pernah terpapar virus Corona. Sedangkan bagi yang mempunyai hasil negatif, hal tersebut juga menunjukan bahwa juga tidak bebas dari corona. Karena pembentukan antibodi yang membutuhkan waktu berminggu-minggu sehingga harus dilakukan tes ulang lagi untuk memastikan bahwa tidak mempunyai gejala ataupun telah terpapar virus corona.

Akan tetapi karena masalah keterbatasan alat, rapid test tersebut juga tidak dapat dilakukan oleh semua orang. Sehingga bagi Anda yang mempunyai kesehatan dalam kondisi baik-baik saja maka tidak perlu untuk melakukan pengecekan untuk sekarang ini, karena ada juga beberapa kategori kelompok yang mendapatkan prioritas untuk bisa menerima rapid test untuk melakukan pengecekan apabila mempunyai paparan virus corona. Bagi yang masih dalam keadaan sehat, Anda bisa untuk melakukan langkah pencegahan agar tidak terkena virus corona seperti dengan melakukan pola hidup sehat, social distancing, dan juga berbagai hal lainnya yang dapat menghindari virus corona. Sedangkan bagi beberapa kategori kelompok ini dapat untuk melakukan rapid test yang diadakan pemerintah:

1. Kategori A
Untuk kategori pertama adalah untuk masyarakat yang mempunyai resiko penularan covid-19 yang paling tinggi. Sehingga beberapa kelompok ini merupakan prioritas untuk mendapatkan rapid test untuk memastikan situasi dan kondisi mereka yang juga akan dapat untuk mempunyai manfaat untuk penularan ke masyarakat lainnya. Adapun untuk kategori A ini adalah terdiri dari ODP atau Orang Dalam Pemantauan dan juga PDP atau Pasien Dalam Pengawasan. Selain ODP dan PDP, keluarga, tetangga, kerabat, dan juga petugas kesehatan yang menangani pasien tersebut juga akan mendapatkan kesempatan untuk melakukan rapid test sehingga dapat mengetahui kondisinya apakah tertular atau mempunyai potensi untuk tertular virus corona atau tidak.

2. Kategori B
Untuk kategori selanjutnya adalah kategori B yaitu untuk masyarakat yang bekerja di pusat layanan kesehatan. Sehingga untuk masyarakat yang bekerja di puskesmas dan juga klinik akan dapat untuk mendapatkan kesempatan untuk rapid test. Begitu juga untuk yang mempunyai pekerjaan atau profesi yang harus melakukan interaksi sosial tinggi dengan banyak masyarakat seperti TNI, Polisi, Petugas Bandara, dan juga pedagang di pasar.

3. Kategori C
Untuk kategori terakhir yang dapat menerima rapid test virus corona adalah untuk kategori C yaitu untuk masyarakat yang mempunyai gejala Covid-19. Sehingga tidak hanya untuk orang yang sudah mempunyai status dalam pemantauan dan profesi tertentu, tetapi bagi masyarakat biasa yang mempunyai gejala juga diprioritaskan untuk mendapatkan pengecekan lewat skrining rapid test. Masyarakat yang mempunyai gejala berdasarkan keterangan dari fasilitas kesehatan tersebut bisa untuk menerima rapid test.
Designed By